‘HoRenSo’ di Acara Coffee Morning Krakatau Information Technology

Mengawali tahun 2017 PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) kembali menyelenggarakan acara “Coffee Morning”. Kali ini coffee morning diadakan dalam rangka sosialisasi ”HoRenSo”, sekaligus pelepasan karyawan yang telah memasuki masa Pensiun.

Berlangsung pada hari Rabu, 22 Februari 2017 di Musholla Raudhah Al-Ilmi Krakatau IT Cilegon, acara dibuka pk. 09.00 WIB dihadiri Direksi dan seluruh karyawan karyawati, serta karyawan Pensiun Krakatau IT. Dalam sambutannya Direktur Utama Krakatau IT, Adityas Nirmala menyampaikan “manajemen mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada karyawan purna tugas yang telah sekian lama berkontribusi dan menjadi bagian dari perjalanan perusahaan hingga saat ini. Sebuah darma bakti yang tidak terhitung nilainya, semoga hal tersebut bisa terus dilanjutkan dengan lebih baik di tengah masyarakat nanti”.

Adityas menyampaikan pula rasa terima kasih kepada seluruh karyawan yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya sehingga kinerja 2016 bisa dilalui dengan cukup baik, sehingga target revenue bisa terlampaui walau dengan beberapa catatan perbaikan. Hal ini membuktikan perusahaan sudah berada di jalur atau ‘track’ yang benar, performance perusahaan sudah lebih terstruktur, sistematis dan terukur dengan baik, diantaranya melalui penerapan Kartu Kendali Waktu Kerja (KKWK) dan Gantt Chart Activity (GCA).

Usai sambutan peserta diajak memahami konsep HoRenSo yang disampaikan oleh Direktur Keuangan & Umum Krakatau IT, Al-Hikmah. HoRenSo merupakan salah satu pola komunikasi dalam bekerja. Akronim dari tiga kata, yaitu Houkoku, Renraku dan Soudan.

Houkoku (Laporkan); melaporkan proses kerja dan hasil kerja yang dicapai. Pelaporan berisi fakta yang akurat disertai analisis yang tajam, untuk proses pengambilan keputusan yang tepat.

Renraku (Informasi/Komunikasi); menghubungi/komunikasi dengan pihak manapun (rekan kerja, atasan maupun bawahan di internal departemen maupun lintas departemen) mengenai pekerjaan yang sedang ditangani. Sistem komunikasi yang efektif memerlukan keterbukaan dari dua arah, yaitu memberikan pengetahuan & bantuan kepada karyawan lain (share) dan menerima pengetahuan & bantuan dari karyawan lain (open minded). Komunikasi yang efektif juga harus memiliki unsur openness, Supportiveness, Positiveness, Emphaty, Equality.

Soudan (Konsultasi); Konsultasi antara bawahan dengan atasan, terutama saat menemui masalah di dalam pekerjaan. Sebelum bawahan menemui atasan, bawahan harus sudah telebih dahulu mempunyai ide yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.

Latar belakang adanya HoRenso adalah berdasarkan hukum Heinrich yaitu ”Suatu kecelakaan besar yang fatal pada dasarnya merupakan kumpulan dari beberapa kecelakaan kecil, atau lebih tepat dikatakan kecerobohan kecil. Maka, seandainya kecerobohan kecil ini bisa ditanggulangi sejak awal, kecelakaan besar tersebut bisa tercegah”.

Menutup presentasinya Al-Hikmah menyampaikan, “HoRenSo memposisikan fungsi pelaporan, komunikasi, dan konsultasi dalam satu kedudukan yang setara yang sama-sama penting. Horenso di Krakatau IT diperlukan sejalan dengan bisnis Krakatau IT yang sudah membidik Konsumen Jepang dan Korea”.

Pemaparan Horenso hari itu sekaligus kick off dimulainya penerapan konsep HoRenso di Krakatau IT.

Usai sosialisasi Horenso dilakukan pelepasan kepada 3 (tiga) orang karyawan yang telah dan akan memasuki masa Purna Tugas atau Pensiun, yaitu Eddy Kriana NIK 00029 dari Divisi SBU Non SAP yang telah memasuki masa pensiun sejak 1 Januari 2017, Muchammad Fauzie NIK 00058 dari Divisi Otomasi yang akan memasuki masa pensiun tanggal 1 Maret 2017, dan Sri Sudaryadi Manager HRD NIK 00050 yang akan memasuki masa pensiun 1 Mei 2017 mendatang. Sebagai bentuk apresiasi kepada ketiga karyawan pensiun masing-masing mendapatkan Pin emas dan Cinderamata dari Perusahaan dan Serikat Karyawan Krakatau IT (SKKIT).

Dalam kesempatan tersebut masing-masing karyawan purna tugas menyampaikan rasa terima kasih kepada perusahaan, yang telah menghantarkan putra-putri karyawan hingga mampu menyelesaikan pendidikan, dan menjamin kesejahteraan keluarga selama ini. Turut pula disampaikan pesan dari salah satu karyawan pensiun Sri Sudaryadi “kepada seluruh karyawan sebagai generasi penerus, semoga bisa bekerja dengan lebih baik, mampu menjaga hubungan dan berkomunikasi dengan lebih baik diantara sesama karyawan maupun antar departemen sehingga pekerjaan bisa diselesaikan dengan lebih mudah, dan pentingnya untuk selalu berfikir positif, saling menghargai dan saling mendukung satu sama lain”.

Sebagai ungkapan rasa syukur dan tetap bisa menjaga tali silaturahmi dilakukan pemotongan tumpeng oleh Direksi diserahkan kepada masing-masing karyawan purna tugas. Tepat Pk. 11.00 WIB acara ditutup dengan penyerahan pohon dari karyawan pensiun kepada generasi muda sebagai simbol keberlangsungan estapet pekerjaan, yaitu dari Eddy Kriana kepada Rochmadi, Muchammad Fauzie kepada Mochtar Adji Nugroho, dan Sri Sudaryadi kepada Tetty Cahyawati. Sebelum membubaran diri seluruh karyawan yang hadir saling bersalaman dan saling menyemangati dengan karyawan pensiun, diakhiri dengan foto bersama ditengah banner HoRenSo menandai seluruh karyawan Krakatau IT siap menjalankan konsep Horenso dalam rangka meraih kinerja perusahaan yang lebih baik.