Manfaat dan Tantangan Revolusi Industry 4.0

Perubahan besar memasuki era Revolusi Industri ke-4 atau Revolusi Industry 4.0 adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Inovasi khususnya di bidang teknologi sangat dibutuhkan agar perusahaan bisa tetap survive dan kompetitif. PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) sangat memahami hal itu dengan menggandeng PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) untuk  mempersiapkan transisi teknologi tersebut guna meningkatkan layanannya kepada pelanggan. Untuk itu Rabu, 31 Juli 2019 Krakatau IT sebagai pelopor IT di lingkungan KS Grup  mempersentasikan ragam manfaat Revolusi Industry 4.0, dan hasil asesmen pemanfaatan Industri 4.0 yang akan diterapkan di lingkungan KBS.

Beberapa manfaat sekaligus tantangan hadirnya Revolusi Industry 4.0, diantaranya :

  1. Munculnya inovasi-inovasi baru di bidang teknologi, al : kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), Cloud Computing, Big Data, rekayasa genetika, mobil otomatis dll. Hal ini memunculkan efisiensi, namun beresiko meningkatnya pengangguran karena pekerjaan bisa digantikan dengan robot, sehingga berdampak pada PHK pekerja.
  2. Tidak ada lagi zona nyaman atau comport zone, karena dunia teknologi cepat sekali berubah. Perusahaan yang tidak mengikuti akan tertinggal dan mati.
  3. Ekonomi digital merubah perilaku masyarakat, dari belanja ke toko ritel menjadi belanja online. Dari sisi masyarakat diuntungkan dengan banyaknya pilihan dan persaingan harga yang menarik, namun menyebabkan bergugurannya usaha ritel.

Kondisi tersebut mengharuskan sektor industri segera melakukan pembenahan terutama dari aspek teknologi, karena penguasaan teknologi menjadi kunci utama perusahaan agar bisa berdaya saing, disertai peningkatan kualitas SDM yang mendukung era revolusi industry 4.0.

Acara yang berlangsung di meeting room Saphire The Royale Krakatau Hotel, menjadi langkah awal KBS mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan peluang memasuki revolusi industry 4.0, Krakatau IT tentunya siap membantu.