PENTINGNYA KOMITMEN MERAIH TARGET 2018

Dalam rangka merencanakan dan melaksanakan pencapaian target Perusahaan 2018, Rabu tanggal 13 Desember 2017 PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) menyelenggarakan Rapat Kerja di Madison Avenue, Restaurant & Lounge Jl. Lingkar Selatan Cilegon Timur, dengan Tema “Melalui Perencanaan Kinerja dan KOMITMEN Semua Stakeholder dalam Pelaksanaannya, Kita Capai Target Perusahaan Tahun 2018”. Lokasi Raker yang tenang dan nyaman sengaja dipilih agar memberikan semangat dan keakraban diantara para peserta.

Acara diawali dengan Registrasi dan Coffee Morning sampai pk. 08.30 WIB, selanjutnya dibuka dengan sambutan dan arahan dari Direktur Utama Krakatau IT Amirul Mu’tamar dan Bakhrul Ulum Direktur. Sebelum acara dimulai seluruh peserta Raker diajak membacakan Visi, Misi dan Nilai Budaya Perusahaan untuk menumbuhkan semangat bersama dalam mencapai tujuan Perusahaan sesuai Visi dan Misi Perusahaan. Dalam raker tahun ini diisi dengan paparan target masing-masing Unit Kerja oleh beberapa karyawan muda yang ditunjuk mewakili Unit Kerja masing-masing, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Hal ini dilakukan untuk melatih kemampuan menyampaikan pandangan dan gagasan serta berdebat secara cerdas.

Dalam arahannya selain membahas pentingnya komitmen terhadap target yang harus dicapai pada tahun 2018, Amirul menyoroti pentingnya penerapan GCG dan kreatifitas dalam meraih target 2018. ”Raker ini merupakan bagian dari perencanaan untuk menyongsong tahun 2018. Perlu komitmen yang tinggi dan kreatifitas untuk meraihnya, serta penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik sesuai prinsip-prinsip GCG. Hal ini penting dalam rangka mewujudkan visi dan misi serta pembentukan budaya kerja di lingkungan Perusahaan, sehingga terciptanya efisiensi dan efektifitas organisasi, sekaligus dapat memperbaiki dan meningkatkan citra positif perusahaan di mata konsumen”. Ditambahkannya, “Implementasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik dalam proses bisnis merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi, kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas untuk karyawan yang melakukan pelanggaran”, tegas Amirul menutup arahannya. Ada 3 pelanggaran yang menjadi bidikan KPK, yaitu : tindakan melanggar hukum seperti; penyuapan, memberikan data fiktif, dan meningkatkan (mark up) harga untuk kepentingan pribadi, serta memperkaya diri sendiri, dan penyalahgunaan wewenang/jabatan.

Bakhrul Ulum, Direktur yang membawahi Divisi Human Capital, SBU Infrastruktur dan SBU Otomasi turut memberikan arahan, “Raker harus bisa memotret posisi perusahaan saat ini, seberapa jauh pencapaian visi misi perusahaan, sehingga bisa dilakukan perencanaan yang matang dan upaya-upaya untuk meraih target ke depannya. Setiap Unit Kerja harus men-deploy target-target yang telah disusun kepada internal di dalamnya agar bisa bergerak bersama mencapai tujuan bersama, ujarnya. Ditambahkannya “Seluruh karyawan harus membangun kepedulian satu sama lain, saling bahu membahu dan berkontribusi secara maksimal sesuai kemampuan masing-masing. Jangan ada Sasaran dan Rencana Kerja (SRK) yang berjalan sendiri. Semua harus berubah dan beradaptasi mengikuti tuntutan pasar dan teknologi yang bergerak sangat cepat”. Demikian menutup arahannya.

Puncak dari rangkaian acara Raker dilakukan penandatanganan Pakta Integritas dan Kontrak Manajemen antara Perusahaan yang diwakili oleh Direksi, dan masing-masing Kepala Unit Kerja. Jika tujuan dan target telah diputuskan dan disepakati bersama, tahap selanjutnya adalah semua harus berkomitmen untuk meraihnya.